Pangeran Diponegoro (1785-1855) adalah pahlawan nasional Indonesia, putra Sultan Hamengkubuwono III, yang memimpin Perang Jawa (1825-1830) melawan penjajah Belanda karena ketidakpuasan terhadap eksploitasi dan campur tangan kolonial, dengan alasan awal pembangunan jalan yang menodai makam leluhurnya; perlawanan sengit ini berakhir dengan penangkapan dan pengasingannya ke Makassar hingga wafat, …
Sultan Agung Hanyakrakusuma (lahir Raden Mas Jatmika atau Raden Mas Rangsang; 1593–1645) adalah raja terbesar Kesultanan Mataram yang memerintah dari tahun 1613 hingga 1645 dan berhasil membawa kerajaan mencapai puncak kejayaan. Ia diakui sebagai Pahlawan Nasional Indonesia atas jasa-jasanya. Pemerintahan dan Prestasi Puncak Kejayaan: Di bawah kepemimpinan Sultan Agung, wilayah kekuasaan M…
Raden Fatah lahir pada tahun 1448 M/1370 tahun Saka. Ayahnya bernama Pangeran Kertabhumi Prabu Brawijaya V dan ibunya bernama Putri Champa yang berasal dari Palembang. Raden Fatah merupakan cucu Rajasawardhana. Raden Fatah bernama asli Raden Hasan. Beliau merupakan Sultan atau Raja Demak Bintoro yang merupakan putra ke-13 dari Pangeran Kerthabumi. Nama "Raden Fatah" diberikan oleh Sunan Ampel a…
Jaka Tingkir adalah tokoh sejarah sekaligus legenda populer di Jawa yang merupakan pendiri dan raja pertama Kesultanan Pajang. Berikut adalah poin-poin utama mengenai sosoknya: 1. Identitas Asli Nama Lahir: Mas Karèbèt. Gelar Kerajaan: Sultan Hadiwijaya (memerintah sekitar tahun 1549–1582). Asal-usul: Putra dari Ki Ageng Pengging (Kebo Kenanga) dan cucu dari Ki Ageng Selo. 2. Jejak S…
Nama aslinya adalah An-Nukman bin Tsabit. Ia dilahirkan pada tahun 80 Hijriah/699 Masehi di sebuah kampung bernama Anbar di daerah Kufah, Baghdad. Ia mendapat gelar Abu Hanifah kerana mempunyai seorang anak bernama Hanifah. Tetapi ada pula yang mengatakan bahwa julukannya itu diambil dari kebiasaannya membawa tinta, yang adalam bahasa Persia disebut Hanifah. Dari sanalah panggilan Imam Hanafi d…
Muslim Tionghoa pernah mendirikan partai, tapi siapa sudi melacak dan mencatat sejarahnya. Terdapat asumsi, Muslim Tionghoa di era kolonial menganut mazhab Hanafi dan tidak mengenal tiga mazhab lainnya: Hambali, Maliki, dan Syafi'i. Mereka juga tidak mengenal istilah Sunni dan Syiah.
Ensiklopedia Geografi • Bab 1 : Fisika Bumi • Bab 2 : Artik, amerika Utara, dan Amerika Tengah (Jilid 1) Ensiklopedia Geografi • Bab 3 : Karibia dan amerika Selatan • Bab 4 : Eropa (Jilid 2) Ensiklopedia Geografi • Bab 5 : Eropa Selatan, Balkan, Kaukasus, dan Asia Kecil • Bab 6 : Asia (Jilid 3) Ensiklopedia Geografi • Bab 7 : Asia Timur • Bab 8 : Afrika (Jilid 4) Ens…
Ensiklopedia Geografi • Bab 1 : Fisika Bumi • Bab 2 : Artik, amerika Utara, dan Amerika Tengah (Jilid 1) Ensiklopedia Geografi • Bab 3 : Karibia dan amerika Selatan • Bab 4 : Eropa (Jilid 2) Ensiklopedia Geografi • Bab 5 : Eropa Selatan, Balkan, Kaukasus, dan Asia Kecil • Bab 6 : Asia (Jilid 3) Ensiklopedia Geografi • Bab 7 : Asia Timur • Bab 8 : Afrika (Jilid 4) Ens…
Ensiklopedia Geografi • Bab 1 : Fisika Bumi • Bab 2 : Artik, amerika Utara, dan Amerika Tengah (Jilid 1) Ensiklopedia Geografi • Bab 3 : Karibia dan amerika Selatan • Bab 4 : Eropa (Jilid 2) Ensiklopedia Geografi • Bab 5 : Eropa Selatan, Balkan, Kaukasus, dan Asia Kecil • Bab 6 : Asia (Jilid 3) Ensiklopedia Geografi • Bab 7 : Asia Timur • Bab 8 : Afrika (Jilid 4) Ens…