Perpustakaan Lentera 59

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Janji
Penanda Bagikan

Text

Janji

Tere Liye - Nama Orang;

ita semua adalah pengembara di dunia ini. Ada yang kaya, pun ada yang miskin. Ada yang terkenal, ternama, berkuasa, juga ada yang bukan siapa-siapa. Ada yang seolah bisa membeli apapun, melakukan apapun yang dia mau, hebat sekali. Ada yang bahkan bingung besok harus makan apa. Tapi sesungguhnya di manakah kebahagiaan itu hinggap? Di manakah hakikat kehidupan itu tersembunyi? Apakah seperti yang kita lihat dari luar saja? Inilah kisah tentang janji. Kita semua adalah pengembara di dunia ini. Dari hari ke hari. Dari satu tempat ke tempat lain. Dari satu kejadian ke kejadian lain. Terus mengembara. Dan kita pasti akan menggenapkan janji yang satu ini: mati.
Novel Janji karya Tere Liye menceritakan sosok tiga sekawan pembuat onar yang bernama Hasan, Baso dan Kahar di sebuah sekolah agama.

Kenakalan mereka sudah tidak bisa terhitung lagi, hingga pada puncaknya saat calon Presiden dan staffnya datang menemui Buya (kiyai) selaku pemilik sekolah agama tersebut. Hasan, Baso dan Kahar memasukkan garam ke dalam teh calon Presiden, staff Presiden dan juga Buya.

Buya (kiyai) tidak menghukum Hasan, Baso dan Kahar, melainkan meminta mereka untuk mencari sosok Bahar.

Bahar, merupakan murid dari ayah Buya pada puluhan tahun yang lalu. Ayah Buya merupakan pendiri sekolah agama tersebut. Sementara Bahar merupakan sosok murid yang nakal, dia anak yatim piatu dan hidup hanya bersama neneknya, hingga membuatnya dikirim ke sekolah agama. Hari demi hari dilalui Bahar dengan menjahili banyak orang dan bersikap onar. Hingga pada bulan Ramadhan, Bahar membangunkan sahur di sekolah agama tersebut menggunakan meriam berbubuk mesiu, yang membuat sekolah agama terbakar dan seorang anak difabel meninggal dunia.

Setelah adanya kejadian itu, Bahar dikeluarkan dari sekolah. Namun, setelahnya ayah Buya menjadi sering kali bermimpi buruk akan perasaan bersalahnya kepada Bahar.


Ketersediaan
#
Perpustakaan SMKN 59 Jakarta (813) 813 TER j
F0000283TER
Sedang Dipinjam (Jatuh tempo pada 2026-02-13)
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 TER j
Penerbit
Depok-Jawa barat : PT Sabak Grib Nusantara., 2021
Deskripsi Fisik
489 hlm; 19,5cmx13,5cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-623-97262-0-1
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet-1
Subjek
Fisikologi-Pengembangan Diri
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Tere Liye
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Lentera 59
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan SMKN 59 Jakarta merupakan pusat literasi dan sumber belajar bagi seluruh warga sekolah, menyediakan berbagai koleksi buku pelajaran, kejuruan, fiksi, hingga digital. Kami mendukung pengembangan budaya baca, literasi digital, dan pembelajaran mandiri dalam suasana yang nyaman dan inspiratif.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?