Text
Lotus in The Mud
Sinopsis Novel Lotus In The Mud
Pertemuan Audine Prameswari dan Ocean Abelvan berawal sejak Ghea, sahabatnya, meminta tolong Audine untuk menitipkan bunga pesanannya ke Ocean yang adalah sepupunya. Audine sendiri sudah mengenal sosok Ocean, bahkan Audine mengaguminya. Ocean sendiri memang merupakan seorang model yang tampan.
Pertemuan mereka berdua dapat dikatakan cukup awkward, karena Audine malah kabur buru-buru setelah memberikan bunga titipan Ghea. Bahkan, ia sampai lupa meminta bayaran atas bunga pesanan Ghea tersebut. Audine merupakan seorang perangkai bunga yang sudah memiliki toko bunga sendiri yang bernama “Fairy Blossom”.
Kejadian Audine ngibrit di depan Ocean membuat kesan pertamanya hancur berantakan. Selain tentunya dilihat aneh, sandal Audine juga bahkan sampai terlepas sebelah. Ocean yang kebingungan kemudian mencoba menghubungi Audine melalui akun Instagram floristnya untuk membayar buket bunga pesanan Ghea, sekaligus mengembalikan sandal milik Audine.
Namun, Audine menolaknya dan mengatakan bahwa Ghea sudah transfer uangnya. Dan untuk sendalnya, buang saja. Setelah percakapan itu, Ocean kembali membuat Audine deg-degan dengan mempromosikan usaha florist milik Audine melalui story Instagramnya. Hal ini sontak membuat Audine tersipu, karena promosi itu sangat membantu meningkatkan kepopuleran toko bunga miliknya, sekaligus akun personalnya. Pengikut akun florist dan akun pribadi Audine melonjak secara drastis.
Ocean Abelvan mulai menemukan bahwa Audine lucu, dan akhirnya mengikuti akun Instagram-nya. Audine tentunya sangat senang, karena merupakan suatu pencapaian bagi seorang penggemar untuk diikuti idolanya. Audine pun memamerkan pencapaian itu ke Idan, sahabatnya.
Namun, story promote itu malah menimbulkan masalah baru bagi Ocean. Sebab, Dareen, sang manajer menegurnya atas hal itu. Hal ini terkait dengan kontrak yang sudah disetujui Ocean, di mana ia tak boleh sembarangan melakukan promosi di akun Instagramnya. Maka itu, Dareen meminta Ocean untuk menghapus story itu.
Suatu hari, Ocean meminta untuk bertemu dengan Audine, dengan dalih bahwa ia ingin melihat-lihat bunga. Setelah pertemuan itu, Ocean mulai menghubungi Audine melalui akun bisnisnya, dan kemudian ke akun personalnya. Mereka mulai sering bercengkrama meskipun itu masih seputar bunga.
Hubungan mereka terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Mereka berdua mulai terbuka kepada satu sama lain. Audine dan Ocean, keduanya adalah manusia rapuh yang sama-sama menghadapi hidup yang gelap bagaikan lumpur kotor. Si peri bunga manis, akhirnya tidak terbang sendirian lagi dengan sayapnya yang patah. Sekarang, ada Ocean yang menemaninya.
Menemani dan menguatkan ketika ia harus menghadapi sang kakak yang terus membebani dirinya dan juga keluarganya. Juga, menghadapi kewajiban sebagai anak yang harus selalu membantu orang tua. Begitu juga untuk Ocean, lelaki bernama laut yang terlihat sempurna hidupnya, tapi tanpa seorang pun tahu, justru sedang tenggelam di dalam lautnya sendiri. Ocean tidak ingin menjadi selebriti, ia tidak menyukai kepopulerannya.
Temukan lebih banyak
Buku Elekt
Ia memang menikmati pekerjaannya sebagai model, tetapi tidak menyukai bagaimana perlakuan agensi dengan begitu banyaknya peraturan yang membatasi hidupnya. Audine dan Ocean saling membantu untuk melalui segala masalah yang ada di hadapannya. Mereka sama-sama berjuang untuk melawan rasa insecure yang timbul akibat luka yang terukir di tubuh mereka. Bekas luka yang ada di perut Ocean menjadi hal yang merugikannya sebagai seorang model. Dan keloid kecil di punggung tangan Audine menjadi simbol atas memori yang kurang baik.
Mereka saling menebarkan hal positif kepada satu sama lain. Audine dan Ocean, mereka berdua siap menjadi bukti dari satu pepatah, melalui kisah masing-masing, yang mereka tulis sampai halaman terakhir. Kisah mereka berdua diliputi perjuangan, air mata, arti persahabatan, dan cinta yang sejati.
Tidak tersedia versi lain