Art Original
Wanita Baik untuk Lelaki Baik
"Wanita baik untuk laki-laki baik" merujuk pada prinsip bahwa setiap orang cenderung berjodoh dengan orang yang memiliki kesamaan nilai, kepribadian, dan kebaikan, sesuai dengan firman Allah dalam Surat An-Nur ayat 26. Untuk mendapatkan pasangan yang baik, seseorang juga perlu memperbaiki diri menjadi pribadi yang baik dalam hal akidah, akhlak, dan perbuatan.
Konsep dasar
Cerminan diri: Orang yang baik akan cenderung menarik atau didampingi oleh orang yang baik pula, begitupun sebaliknya, orang yang buruk akan didampingi orang yang buruk.
Surat An-Nur Ayat 26: Ayat ini menjelaskan bahwa "perempuan-perempuan yang baik untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik untuk perempuan-perempuan yang baik".
Pernyataan Sayyidah Aisyah: Diriwayatkan, Sayyidah Aisyah RA adalah wanita yang suci, dan ia diciptakan untuk lelaki yang suci, yaitu Nabi Muhammad SAW.
Cara mewujudkan
Perbaiki diri: Kunci untuk mendapatkan pasangan yang baik adalah dengan memperbaiki diri sendiri terlebih dahulu dalam hal kebaikan, akidah, akhlak, dan perbuatan.
Menjaga kesucian: Penting untuk menjaga kesucian hati dan perilaku agar Allah SWT memberikan pasangan yang baik untuk mendampingi hidup.
Fokus pada nilai-nilai positif: Seorang pria yang baik akan mencari calon istri yang baik agamanya, sementara wanita yang baik akan mencari suami yang baik agamanya dan mampu memberikan nafkah.
Tidak selalu sempurna: Tidak selalu berarti pasangan harus sama persis dalam segala hal, kadang bisa saling melengkapi. Namun, kecenderungan untuk memiliki kesamaan nilai tetap ada.
Penting untuk diperhatikan
Jodoh adalah urusan Allah: Jodoh tetap menjadi rahasia Allah. Manusia perlu berusaha dan berdoa, serta berserah diri kepada-Nya.
Menerima ujian: Jika pasangan yang didapat tidak sepenuhnya sesuai harapan, itu bisa menjadi ujian. Penting untuk terus membimbing dan memperbaiki hubungan, terutama dalam hal kebaikan dan agama.
Tidak tersedia versi lain